WHIRLING AROUND THE UNIVERSE

Sunday, April 25, 2021

Kemarin Kenangan Dan Pelajaran Hari Ini Tantangan Yang Harus Terselesaikan |Catatan Kecil Modern|




 KENANGAN DAN PELAJARAN

    Kenangan memainkan perannya sendiri, Ia menggambarkan dirinya sendiri pada dinding yang tidak benar-benar bisa kita tebak dimana letaknya. Kenangan terkadang memang begitu polos. Ia datang dan pergi tanpa perlu tahu apa yang telah dibangkitkannya. Ia membiarkan kita memilih sendiri, menjadikannya beban atau menjadikannya batu loncatan untuk kehidupan dimasa depan.

    Kita memaknai setiap hal yang datang dan menetap, entah itu untuk waktu yang lama atau hanya beberapa saat. Masing-masing dari kita yang merasa singgah atau tersinggahi akan membangun atap, merapikan dinding-dinding, membersihkan lantai, menyiapkan ruangan ternyaman untuk menampung segala pedih dan bahagia. Kita yang hadir dalam hidup seseorang dengan segala bentuk perasaan yang muncul, membangun pondasi atas dasar saling menyayangi atau justru mendebatkan hal-hal sepele yang tidak masuk akal. Kita juga ada dalam ruang lingkup emosi negatif yang tidak terkendali, Menyemai keegoisan yang mendalam. 

http://www.pemayo.xyz/2021/04/bagaimana-kita-risalah-hati-catatan.html

    Dalam keputusasaan kita selalu berdalih dengan kesalahan yang menutup pintu kebahagiaan. Kita tidak mampu untuk terus berjalan, Berusaha tegar dengan keadaan. Sudah terlalu banyak juga cobaan dan rintangan, Sudah terlalu banyak juga senang yang kita rasakan. Sudah saat nya untuk kita bisa bersyukur dan merenung tentang hal-hal yang terjadi.

    Menjalani hubungan tanpa paksaan. Saling berbagi sedih dan bahagia. Melewati hari tanpa beban, hingga lupa berapa lama kita bersama. Sekarang kita harus mulai mengerti dan membatasi, Karena tidak semua indah itu selalu ada dan tidak semua senang itu sifatnya lama. 



    Ada tawa yang hilang, ada senyuman yang punah, ada harapan yang kian lama kian pudar, menua dan pada akhirnya mati. Kita selalu punya pilihan, terus menuruti atau membiarkan senyuman dari kenangan itu berlalu kembali ke tempat persembunyiannya. Sekarang masih banyak yang bisa kita usahakan. Masih ada jejak yang harus kita telusuri, ada langkah yang mesti kita jelajahi. Yang nantinya akan membentuk siapa kita. Tidak perlu cepat-cepat, tak juga harus lambat. 

    Biarkan dulu kita mengekspresikan imajinasi. Jangan biarkan pikiran yang kita bentuk menjadi sia-sia, merusak prinsip yang telah ada. Buang apa yang harus dibuang dan terima apa yang harus diterima.



(Terima kasih untuk pembaca setia, jika kalian tertarik untuk berbagi cerita silahkan Dm ke instagram kami atau email ke alamat dibawah ini)



On Instagram : pemayo.id
Email : Pemayooooooo@gmail.com


 Jangan lupa coment, dan share ..... 

    

Read More

Wednesday, April 21, 2021

BAGAIMANA KITA ? Risalah Hati |Catatan kecil modern|



BAGAIMANA KITA ?
    Banyak hal diluar sana yang menawarkan kenyamanan untuk kita jadikan singgah yang seolah-olah sungguh. Seringkali kita menyalahkan keadaan atas apa yang terjadi. Kita juga terlalu besar menaruh hati. Padahal berharap pada manusia sama saja menggantungkan asa diantara bahagia dan kecewa. Sebab, menyampaikan rasa sayang yang keterlaluan melibatkan banyak hal yang membosankan dan terkadang pun mengecewakan. 

    Kita yang selalu berusaha berjalan beriringan. Mematahkan senyum, mengoyak malam. Membumbui lamunan hingga larut dalam semu yang kita idamkan. Menyudahi semua perkara diluar sana, memilah yang baik bagi diri, menjadi yang bijak untuk menghidupi, dan berdamai dengan naluri. Lalu sesekali kita mengingat kembali yang sempat hilang dan menjadikannya pelajaran terbaik dalam menyikapi yang akan datang.

     Selalu ada tempat yang bisa kita jadikan pulang. Layak kalimat klise pada novel-novel drama. Membuat kita semakin dewasa, menerima diri apa adanya, menemukan kebahagiaan yang bukan bersifat paksaan, Menciptakan kenyamanan bukan hanya memasrahkan, menerima kelebihan kemudian kekurangan yang bersanding dengan banyak nya alasan.

      Pada perjalanan yang panjang, kita ini terlalu fokus secara defensif terhadap kebutuhan diri kita sendiri, menuntut kebahagiaan tanpa memberi kebahagiaan.


        Kebahagiaan itu sifatnya sementara. Jadi, rasanya cukup untuk kita terlalu berfoya-foya. Mulai membenahi diri untuk kemudian kembali hadir dalam hidup seseorang. Menyiapkan ruangan ternyaman untuk menampung segala pedih dan bahagia. Kita begitu polos dengan keadaan, memunafikkan diri untuk tidak peduli. Padahal yang kita cari kenyamanan. Kenyataan nya yang kita ciptakan sengsara, menyalahkan bahagia. 

        Kita yang singgah untuk kemudian pergi dengan terburu-buru, meninggalkan kota tanpa nama karena tak sehati. Kita menyalahkan kepergian lalu menerima kesalahan. Masing-masing dari kita pasti sama-sama tahu cara merayakan perpisahan.

        Dibiarkan tinggal, tertinggal atau sengaja ditinggalkan. Semua akan baik-baik saja, Semesta juga menerima. Sekarang tinggal, Bagaimana kita?


(Terima kasih untuk pembaca setia, jika kalian tertarik untuk berbagi cerita silahkan Dm ke instagram kami atau email ke alamat dibawah ini)



On Instagram : trio agatha
Email : Pemayooooooo@gmail.com


 Jangan lupa coment, dan share .....       


         
Read More

Friday, September 18, 2020

Menghadapi kegagalan dan Menafsirkan kekalahan

Youtube : Pemayo.id
              Alam telah menempatkan manusia dibawah kekuasaan dua pemimpin berdaulat, yaitu kepedihan dan kesenangan. Kedua nya memerintah semua yang kita lakukan, semua yang kita katakan, semua yang kita pikirkan sehingga setiap usaha yang kita lakukan untuk menyelesaikan masalah kita, akan menunjukkan dan menegaskan hal itu.

Terkadang kita memiliki banyak sekali sumber acuan kepedihan dan kegagalan . Lalu kita mulai menyusunnya menjadi sebuah keyakinan bahwa kita tidak dapat melakukan apapun untuk memperbaiki keadaan. Sebagian orang mulai merasa hidup ini tidak berarti, tidak berharga bahkan tidak berdaya. Ini adalah serangkaian keyakinan yang tidak bisa dipercaya. Menjadikan kita tidak dapat melakukan apapun untuk memperbaiki keadaan.

Mengapa orang-orang terus bertahan dalam hubungan yang tidak memuaskan, tidak bersedia mencari jalan keluar atau mengakhiri hubungan tersebut dan melanjutkan hidup? Karena mereka tahu, berubah akan membuat mereka datang pada sesuatu yang tidak diketahui dan sebagian orang percaya bahwa sesuatu itu jauh lebih menyakitkan. Karena Salah satu tantangan terbesar dalam hidup adalah mengetahui bagaimana caranya menafsirkan "kegagalan". Bagaimana kita menghadapi "kekalahan" dan apa yang kita tentukan adalah faktor yang membentuk takdir kita.

Yang harus kita pahami bahwa kesenangan itu harus dihindari jika mengakibatkan kepedihan yang lebih besar, dan kepedihan tersebut diharapkan akan hilang dalam kesenangan yang lebih besar. Kita sepakat bahwa masa lalu itu suram, karena hanya dalam khayalan kitalah setiap kebenaran itu ada dan tidak dapat disangkal. Khayalan, bukan rekaan, adalah inti dari seni serta hidup.


Bagi generasi Z saat ini mungkin ini adalah waktu untuk mulai mencari makna kehidupan dan merangkai segala bentuk pengharapan. Mencoba beberapa hal untuk membangun kualitas diri, membangun perspektif pikiran dan mengupayakan kebahagiaan dan kesenangan dalam waktu panjang di masa depan. Kita tidak bisa menyalahkan keadaan begitu saja, dunia terus berkembang memaksa kita untuk berdiri dan melangkah menuju standar kebahagiaan untuk diri kita sendiri. Banyak dari kita mungkin tidak bisa berpaling dari kehidupan masa lalu, dikarenakan ada hal-hal yang sulit dilepas dan bisa saja ketika ingin melepaskan hal tersebut kita menjadi lebih terpuruk. Begitulah kenangan memainkan perannya sendiri dalam hidup ini. Ia menggambar dirinya sendiri pada dinding yang tak bisa benar-benar kita tebak dimana letaknya. Kenangan terkadang memang begitu polos. Ia datang dan pergi tanpa perlu tahu apa yang telah dibangkitkannya. Ia membiarkan kita memilih sendiri, menjadikannya beban atau terus belajar menjadikannya batu loncatan. Kita selalu punya pilihan. Terus menurutinya atau menghentikan dan membiarkan kenangan itu berlalu kembali ketempat persembunyiannya.

Bagaimana bisa kita bahagia jika kebahagiaan yang kita inginkan masih ada dan tergantung pada penilaian orang. Kita tidak bisa begitu bebas. Selalu memikirkan segala hal dan cara untuk mampu terlihat baik didepan orang lain. Pikiran itu mengganggu kita, Membuat kita terus berada dalam pengasingan hidup. 
Instagram : trioagatha
Bersyukurlah dengan segala sesuatu yang kita punya. Masa lalu tidak akan pernah sama dengan masa depan.


(Terima kasih untuk pembaca setia, jika kalian tertarik untuk berbagi cerita silahkan Dm ke instagram kami atau email ke alamat dibawah ini)



On Instagram : trioagatha
Email : Pemayooooooo@gmail.com


 Jangan lupa coment, dan share .....      
Read More

Friday, June 28, 2019

Membangun Karakter Dari Lingkungan Sederhana



   Dalam kehidupan modern saat ini pengaruh teknologi tidak bisa dipungkiri. Kekuatan digital menjelma menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa. Banyak pengaruh yang ditimbulkan dengan adanya teknologi yang beraneka ragam. Seluruh informasi dengan cepat tersebar keseluruh penjuru dunia. Kemajuan teknologi yang cepat tidak diimbangi dengan ilmu pengetahuan dapat menghasilkan generasi yang jauh dari harapan. Kurangnya ilmu pengetahuan ini dapat berdampak pada menurunnya kehidupan sosial yang semakin hari semakin terkikis oleh kemajuan zaman.
Teknologi itu sangat cepat, akurat dan bodoh sementara manusia sangat lambat, tidak akurat dan brilian. Bersama keduanya menjadi kekuatan yang luar biasa.
     Dalam upaya untuk memperbaiki kehidupan sosial yang semakin hari semakin terkikis oleh perkembangan zaman ada rongga yang bisa dimanfaatkan oleh orang tua untuk mengisi asupan ilmu pengetahuan kepada anaknya. Agar tidak masuk kedalam dampak negatif yang ditimbulkan oleh dunia digital yang berkembang pesat saat ini.

     Peran serta orang tua diharapkan mampu mengimbangi dampak dari seluruh kekuatan digital yang berkembang. Sebagai manusia yang mempunyai segala kelebihan, tentu kita harus menyadari bahwa perlahan-lahan budaya, sosial dan tingkat pergaulan saat ini akan semakin keras dan kuat. Persaingan terjadi dimana-mana, masuknya teknologi tidak menutup kemungkinan perkembangan budaya luar bisa cepat masuk dan menjiwai generasi milenial saat ini.

     Hal ini merupakan suatu masalah bagi kehidupan kita sekarang. Lalu, bagaimana upaya untuk mengimbangi perkembangan dunia digital yang begitu pesat terjadi sehingga mampu menghasilkan generasi yang bisa menjadi ujung tombak bagi kehidupan bangsa kedepan?

     Ada beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk menanggulangi dampak dari perkembangan teknologi itu sendiri. Upaya ini tentu harus didasari oleh peran serta orang tua, melihat perkembangan dunia yang mungkin bisa mengancam kehidupan untuk masa yang akan datang.



1. Adanya Motivasi sejak dini untuk mencegah kebobrokan generasi milenial
     Saat ini semangat generasi muda sangat jauh dari apa yang diharapkan, karakter bangsa mulai luntur digilas waktu, pondasi yang dibangun dengan kokoh kini diruntuhkan oleh generasi itu sendiri. Mengapa hal itu bisa terjadi? Larena kurangnya motivasi yang orang tua berikan agar anak bisa berkembang dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki.

2. Membentuk karakter dengan memberikan perhatian penuh 
     Permasalahan yang terjadi bukan sengaja dikarenakan oleh perkembangan teknologi semata. Ada beberapa hal yang harus orang tua perhatikan agar kehidupan sosial diluar lingkungan rumah maupun diluar rumah tetap setara jika dilihat. Anak cenderung akan mengikuti pola yang diberikan orang tua. Maka dari itu, orang tua harus memberikan contoh yang baik agar mampu membentuk karakter anak yang baik pula.
     Jika hanya berpatokan dengan sekolah-sekolah mungkin saja anak akan berprilaku menyimpang. Lalu bagaimana dengan orang tua yang tidak memiliki waktu dengan anak? Ini adalah permasalahan bagi kita, waktu orang tua sangat minim karena tuntutan kerja yang begitu besar. Namun kita juga harus melihat masih ada hal yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan anak dari virus perkembangan teknologi itu sendiri. Anak tentunya ingin mendapatkan kebebasan dalam melakukan berbagai hal yang ia sukai, sebagai orang tua tentu nya harus selalu mendukung apa yang dilakukan agar anak tidak merasa kurang kasih sayang. 

3. Tumbuhkan minat membaca sejak dini
     Dalam proses menjadikan generasi milenial yang maju dan berkembang, orang tua seharusnya menumbuhkan rasa cinta kepada dunia literasi. Membaca merupakan suatu kegiatan yang seharusnya wajib dilakukan oleh setiap anak. Membaca juga membuka wawasan anak menjadi lebih luas. Dari hal kecil ataupun hal-hal besar anak akan terbiasa dengan kosakata-kosakata dalam buku bacaan. Sehingga ketika masuk kedalam dunia yang begitu pesat ini. Anak itu sendiri mampu memilah mana yang terbaik untuk masa depannya dan juga orang tua tidak perlu khawatir akan perkembangan anak yang tidak relevan dengan kehidupan sekarang.

4. Hindari penggunaan gadget anak usia dini
     Di tinjau dari aspek kehidupannya, dunia digital begitu cepat perkembangannya. Siapapun dan kapanpun dapat berinteraksi dengan sesama. Hal ini sebenarnya mampu menjadi tolak ukur bagi perkembangan kehidupan sosial. Namun terkadang banyak yang terlena akan dampak negatif nya. Salah satu contoh ialah penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengganggu kinerja otak. Kita tidak mengetahui seberapa jauh anak mengakses dunia digital. Yang kita takutkan adalah penyimpangan-penyimpangan yang terjadi tidak bisa terkontrol jika sudah terbiasa. Oleh karena itu peran orang tua diharapkan mampu menjadikan anak sebagai generasi milenial yang cerdas dan inovatif.

5. Selalu aktif dan berkontribusi bagi kehidupan khalayak ramai
     Kita selalu menginginkan yang terbaik bagi kehidupan, mendapatkan begitu banyak uang dan hidup dengan kenyamanan. Akan tetapi banyak dari kita yang menutup diri dalam bergaul ataupun berkomunikasi didunia nyata. Bahkan kebanyakan dari kita aktif dan cenderung lebih berani dalam dunia virtual saja. Apa mungkin kita akan menjadi manusia yang mempunyai kepribadian ganda? Sikap dan karakter yang berbeda didunia digital itulah yang paling susah untuk dilihat. Bagaimana tidak, kita bisa saja membuat akun facebook dengan nama orang lain dan mengancam kehidupan orang lain atau bahkan menjelek-jelekkan individu dengan nama samaran. Itulah mengapa kita harus selalu bijak dalam segala hal. Tanamkan didalam hati dimanapun dan kapanpun kita berada. Kehidupan sosial yang nyata itu sangat mengasyikkan dibanding dengan kehidupan didunia virtual. Hindari sifat seperti itu karena secara tidak langsung kita telah mengancam kehidupan kita sendiri. Sistem-sistem kapital harus kita jauhi. Karena impian sang proklamator bangsa ini adalah membangun sikap nasionalisme. Jika kita benar-benar cinta bangsa dan negara kita INDONESIA.

     Nah, sekarang kita sudah mengetahui upaya-upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk mengimbangi perkembangan dunia digital yang begitu pesat dan cepat. Lalu, masih kah kita mau terus-terusan menjadi individu yang konsumtif? Tidakkah kita seharusnya menjadi pelopor dan inovator bagi seluruh aspek perkembangan anak. Tanamkan budaya membaca sejak dini maka kita tidak akan pernah takut bersaing dengan siapapun. Lakukan apapun yang dapat kita lakukan. Langkah yang baik akan selalu menjadi contoh bagi siapapun.


(Terima kasih untuk pembaca setia, jika kalian tertarik untuk berbagi cerita silahkan Dm ke instagram kami atau email ke alamat dibawah ini)



Email : Pemayooooooo@gmail.com


 Jangan lupa coment, dan share .....      
   


Read More