Skip to main content

Catatan Kecil Modern : Hanya ingin kau tahu


     Jika memang ketakutan selalu menghantui langkah saat ini, aku tidak akan berani maju menggapai asa dan mungkin tidak akan ada keberanian meraih mimpi. Ada harapan yang menginginkan perubahan, ada keinginan mendapatkan kebahagiaan. Akan tetapi tidak mudah keluar dari semua ketidakpastian. Melampaui batas yang telah digarisi pena dengan buku yang rapi. Begitu sulit menjaga agar tidak rusak keindahannya.
Setiap langkah yang dijalani, setiap hal yang dilalui dalam hidup tentulah ada rasa bahagia yang tinggal, ada kecewa yang membekas. Itu semua bukan suatu alasan untuk tidak berjalan. Berdiam diri menunggu ketidakpastian tidak akan pernah bisa merubah apapun. 
   
     Disaat kehidupan memang membuat aku kecewa. Selalu terfikirkan oleh ku bahwa ada hal kecil yang mampu membuat ku bahagia. Tidak berarti sepenuhnya mengembalikan segala kepahitan yang dialami.Tidak hanya membekas ia tinggal menyisakan jurang yang dalam dilubuk jiwa yang kelam. Ada saat dimana kita ingin sendiri, bersama sepi membayangkan betapa kejam nya kehidupan ini. Ada saat dimana kita ingin berdua bersama senja diujung kota.

      Aku juga tidak mengerti apa yang sedang kita cari. Juga tidak bisa memahami apa yang sebenarnya kita mau. Tidak ada hal yang lebih baik dari pada percaya kepada kekuatan pondasi yang kita buat. Tuhan yang tak pernah menampakkan wujud namun terasa dimana-mana. Kekuatan itu seakan membuat semua baik dan tenang. Didalam hati aku selalu percaya Tuhan ada disamping ku. Aku percaya Tuhan selalu menemani.
 
     Bukan persoalan aku dan kamu yang menjauh tanpa rasa. Ini cerita telah berubah menjadi kita yang tak lagi menyatu. Dengan hati yang mudah berganti. Kita harus berbagi jarak yang jauh berharap. Dulu kita tidak saling mengetahui kini berbagi kasih disetiap waktu. Terbayangkan sudah jika ada hadirmu dalam mimpiku. Mengisi segala kekosongan jiwa yang merindukan pusaka.

     Aku ingin kau menjauh dari apa yang tak kuinginkan. Menjaga hati bukan persoalan gampang. Sikap dan perilaku menyebabkan hati tak lagi merasa di perdulikan. Itulah mengapa sebabnya aku selalu menjaga agar kita bisa selalu bersama. Agar resah tidak akan pernah lagi datang menimpa.


(Terima kasih untuk pembaca setia, jika kalian tertarik untuk berbagi cerita silahkan Dm ke instagram kami atau email ke alamat dibawah ini)



On Instagram : pemayo.id
Email : Pemayooooooo@gmail.com


 Jangan lupa coment, dan share .....      
    

Comments

Popular posts from this blog

Merawat keragaman dalam kesatuan (NKRI)

                                Persatuan adalah tiang penyangga daya suatu negara. Kemajuan atau kemunduran suatu negara ditentukan oleh persatuan dan kesatuan bangsanya. Bangsa yang makmur adalah bangsa yang bersatu sedangkan bangsa yang hancur adalah bangsa yang berseteru. Indonesia adalah bangsa yang terdiri atas berbagai macam ras, suku dan agama. Tentu terdapat banyak perbedaan didalamnya. Namun dalam keberagaman itu kita bersatu dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. itulah hal dasar yang merupakan tiang kokoh bangsa kita. Untuk meningkatkan citra bangsa di mata dunia kita perlu mempertahankan keberagaman dengan persatuan dan kesatuan yang selama ini kita bina. Lalu bagaimana upaya kita mempertahankan persatuan dan kesatuan dalam keberagaman ? Q.S Al- Hujurat ayat 13 يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ ا

Nasionalisme dalam konsep Islam

                                              Sudah menjadi fakta pada sejarah nasional, bahwa kemerdekaan yang direbut dari tangan para penjajah mayoritas direbut oleh para pejuang muslim. Semua yang mereka lakukan itu bukan semata-mata memenuhi panggilan dari ibu pertiwi untuk merdeka. Namun, panggilan suci yang berasal dari tauhid dan keimanan. Semangat nasionalisme para pejuang islam membuat kita dapat merasakan indahnya kemerdekaan yang dapat kita rasakan saat ini. NASIONALISME DALAM KONSEP ISLAM. Yang berlandaskan Firman Allah dalam Q.S An-Nisa ayat 59. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang

REVOLUSI MENTAL PERSPEKTIF AL-QUR'AN

                                Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang perlu kita ketahui, zaman menuntut akan perubahan agar terlihat lebih mapan. Sementara jiwa terkadang tak sesuai harapan. Banyak hal yang mengandung pembaruan disertai unsur kepentingan yang luar biasa. Sehingga sering tak terlihat bahkan sulit membedakan antara baik dan buruk, antara haram dan halal, antara satu dengan yang lainnya. Merupakan aspek yang sudah menjiwai setiap insan yang terus bergejolak. "REVOLUSI MENTAL PERSPEKTIF AL-QUR'AN"  firman Allah SWT didalam Al-Qur'an ; ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۙ وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (Siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan meubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu meubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendeng