Skip to main content

Menghadapi kegagalan dan Menafsirkan kekalahan

Youtube : Pemayo.id
              Alam telah menempatkan manusia dibawah kekuasaan dua pemimpin berdaulat, yaitu kepedihan dan kesenangan. Kedua nya memerintah semua yang kita lakukan, semua yang kita katakan, semua yang kita pikirkan sehingga setiap usaha yang kita lakukan untuk menyelesaikan masalah kita, akan menunjukkan dan menegaskan hal itu.

MEMBANGUN KARAKTER DARI LINGKUNGAN SEDERHANA

Terkadang kita memiliki banyak sekali sumber acuan kepedihan dan kegagalan . Lalu kita mulai menyusunnya menjadi sebuah keyakinan bahwa kita tidak dapat melakukan apapun untuk memperbaiki keadaan. Sebagian orang mulai merasa hidup ini tidak berarti, tidak berharga bahkan tidak berdaya. Ini adalah serangkaian keyakinan yang tidak bisa dipercaya. Menjadikan kita tidak dapat melakukan apapun untuk memperbaiki keadaan.

Mengapa orang-orang terus bertahan dalam hubungan yang tidak memuaskan, tidak bersedia mencari jalan keluar atau mengakhiri hubungan tersebut dan melanjutkan hidup? Karena mereka tahu, berubah akan membuat mereka datang pada sesuatu yang tidak diketahui dan sebagian orang percaya bahwa sesuatu itu jauh lebih menyakitkan. Karena Salah satu tantangan terbesar dalam hidup adalah mengetahui bagaimana caranya menafsirkan "kegagalan". Bagaimana kita menghadapi "kekalahan" dan apa yang kita tentukan adalah faktor yang membentuk takdir kita.

HANYA INGIN KAU TAHU

Yang harus kita pahami bahwa kesenangan itu harus dihindari jika mengakibatkan kepedihan yang lebih besar, dan kepedihan tersebut diharapkan akan hilang dalam kesenangan yang lebih besar. Kita sepakat bahwa masa lalu itu suram, karena hanya dalam khayalan kitalah setiap kebenaran itu ada dan tidak dapat disangkal. Khayalan, bukan rekaan, adalah inti dari seni serta hidup.


Bagi generasi Z saat ini mungkin ini adalah waktu untuk mulai mencari makna kehidupan dan merangkai segala bentuk pengharapan. Mencoba beberapa hal untuk membangun kualitas diri, membangun perspektif pikiran dan mengupayakan kebahagiaan dan kesenangan dalam waktu panjang di masa depan. Kita tidak bisa menyalahkan keadaan begitu saja, dunia terus berkembang memaksa kita untuk berdiri dan melangkah menuju standar kebahagiaan untuk diri kita sendiri. Banyak dari kita mungkin tidak bisa berpaling dari kehidupan masa lalu, dikarenakan ada hal-hal yang sulit dilepas dan bisa saja ketika ingin melepaskan hal tersebut kita menjadi lebih terpuruk. Begitulah kenangan memainkan perannya sendiri dalam hidup ini. Ia menggambar dirinya sendiri pada dinding yang tak bisa benar-benar kita tebak dimana letaknya. Kenangan terkadang memang begitu polos. Ia datang dan pergi tanpa perlu tahu apa yang telah dibangkitkannya. Ia membiarkan kita memilih sendiri, menjadikannya beban atau terus belajar menjadikannya batu loncatan. Kita selalu punya pilihan. Terus menurutinya atau menghentikan dan membiarkan kenangan itu berlalu kembali ketempat persembunyiannya.

Bagaimana bisa kita bahagia jika kebahagiaan yang kita inginkan masih ada dan tergantung pada penilaian orang. Kita tidak bisa begitu bebas. Selalu memikirkan segala hal dan cara untuk mampu terlihat baik didepan orang lain. Pikiran itu mengganggu kita, Membuat kita terus berada dalam pengasingan hidup. 
Instagram : Pemayo.id
Bersyukurlah dengan segala sesuatu yang kita punya. Masa lalu tidak akan pernah sama dengan masa depan.

(Terima kasih untuk pembaca setia, jika kalian tertarik untuk berbagi cerita silahkan Dm ke instagram kami atau email ke alamat dibawah ini)



On Instagram : pemayo.id
Email : Pemayooooooo@gmail.com


 Jangan lupa coment, dan share .....      

Comments

Popular posts from this blog

Merawat keragaman dalam kesatuan (NKRI)

                                Persatuan adalah tiang penyangga daya suatu negara. Kemajuan atau kemunduran suatu negara ditentukan oleh persatuan dan kesatuan bangsanya. Bangsa yang makmur adalah bangsa yang bersatu sedangkan bangsa yang hancur adalah bangsa yang berseteru. Indonesia adalah bangsa yang terdiri atas berbagai macam ras, suku dan agama. Tentu terdapat banyak perbedaan didalamnya. Namun dalam keberagaman itu kita bersatu dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. itulah hal dasar yang merupakan tiang kokoh bangsa kita. Untuk meningkatkan citra bangsa di mata dunia kita perlu mempertahankan keberagaman dengan persatuan dan kesatuan yang selama ini kita bina. Lalu bagaimana upaya kita mempertahankan persatuan dan kesatuan dalam keberagaman ? Q.S Al- Hujurat ayat 13 يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ ا

Nasionalisme dalam konsep Islam

                                              Sudah menjadi fakta pada sejarah nasional, bahwa kemerdekaan yang direbut dari tangan para penjajah mayoritas direbut oleh para pejuang muslim. Semua yang mereka lakukan itu bukan semata-mata memenuhi panggilan dari ibu pertiwi untuk merdeka. Namun, panggilan suci yang berasal dari tauhid dan keimanan. Semangat nasionalisme para pejuang islam membuat kita dapat merasakan indahnya kemerdekaan yang dapat kita rasakan saat ini. NASIONALISME DALAM KONSEP ISLAM. Yang berlandaskan Firman Allah dalam Q.S An-Nisa ayat 59. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang

REVOLUSI MENTAL PERSPEKTIF AL-QUR'AN

                                Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang perlu kita ketahui, zaman menuntut akan perubahan agar terlihat lebih mapan. Sementara jiwa terkadang tak sesuai harapan. Banyak hal yang mengandung pembaruan disertai unsur kepentingan yang luar biasa. Sehingga sering tak terlihat bahkan sulit membedakan antara baik dan buruk, antara haram dan halal, antara satu dengan yang lainnya. Merupakan aspek yang sudah menjiwai setiap insan yang terus bergejolak. "REVOLUSI MENTAL PERSPEKTIF AL-QUR'AN"  firman Allah SWT didalam Al-Qur'an ; ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۙ وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (Siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan meubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu meubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendeng