Skip to main content

Kemarin Kenangan Dan Pelajaran Hari Ini Tantangan Yang Harus Terselesaikan |Catatan Kecil Modern|




 KENANGAN DAN PELAJARAN

    Kenangan memainkan perannya sendiri, Ia menggambarkan dirinya sendiri pada dinding yang tidak benar-benar bisa kita tebak dimana letaknya. Kenangan terkadang memang begitu polos. Ia datang dan pergi tanpa perlu tahu apa yang telah dibangkitkannya. Ia membiarkan kita memilih sendiri, menjadikannya beban atau menjadikannya batu loncatan untuk kehidupan dimasa depan.

    Kita memaknai setiap hal yang datang dan menetap, entah itu untuk waktu yang lama atau hanya beberapa saat. Masing-masing dari kita yang merasa singgah atau tersinggahi akan membangun atap, merapikan dinding-dinding, membersihkan lantai, menyiapkan ruangan ternyaman untuk menampung segala pedih dan bahagia. Kita yang hadir dalam hidup seseorang dengan segala bentuk perasaan yang muncul, membangun pondasi atas dasar saling menyayangi atau justru mendebatkan hal-hal sepele yang tidak masuk akal. Kita juga ada dalam ruang lingkup emosi negatif yang tidak terkendali, Menyemai keegoisan yang mendalam. 

http://www.pemayo.xyz/2021/04/bagaimana-kita-risalah-hati-catatan.html

    Dalam keputusasaan kita selalu berdalih dengan kesalahan yang menutup pintu kebahagiaan. Kita tidak mampu untuk terus berjalan, Berusaha tegar dengan keadaan. Sudah terlalu banyak juga cobaan dan rintangan, Sudah terlalu banyak juga senang yang kita rasakan. Sudah saat nya untuk kita bisa bersyukur dan merenung tentang hal-hal yang terjadi.

    Menjalani hubungan tanpa paksaan. Saling berbagi sedih dan bahagia. Melewati hari tanpa beban, hingga lupa berapa lama kita bersama. Sekarang kita harus mulai mengerti dan membatasi, Karena tidak semua indah itu selalu ada dan tidak semua senang itu sifatnya lama. 


http://www.pemayo.xyz/2018/12/sayang-catatan-kecil-modern.html

    Ada tawa yang hilang, ada senyuman yang punah, ada harapan yang kian lama kian pudar, menua dan pada akhirnya mati. Kita selalu punya pilihan, terus menuruti atau membiarkan senyuman dari kenangan itu berlalu kembali ke tempat persembunyiannya. Sekarang masih banyak yang bisa kita usahakan. Masih ada jejak yang harus kita telusuri, ada langkah yang mesti kita jelajahi. Yang nantinya akan membentuk siapa kita. Tidak perlu cepat-cepat, tak juga harus lambat. 

    Biarkan dulu kita mengekspresikan imajinasi. Jangan biarkan pikiran yang kita bentuk menjadi sia-sia, merusak prinsip yang telah ada. Buang apa yang harus dibuang dan terima apa yang harus diterima.



(Terima kasih untuk pembaca setia, jika kalian tertarik untuk berbagi cerita silahkan Dm ke instagram kami atau email ke alamat dibawah ini)



On Instagram : pemayo.id
Email : Pemayooooooo@gmail.com


 Jangan lupa coment, dan share ..... 

    

Comments

Popular posts from this blog

Merawat keragaman dalam kesatuan (NKRI)

                                Persatuan adalah tiang penyangga daya suatu negara. Kemajuan atau kemunduran suatu negara ditentukan oleh persatuan dan kesatuan bangsanya. Bangsa yang makmur adalah bangsa yang bersatu sedangkan bangsa yang hancur adalah bangsa yang berseteru. Indonesia adalah bangsa yang terdiri atas berbagai macam ras, suku dan agama. Tentu terdapat banyak perbedaan didalamnya. Namun dalam keberagaman itu kita bersatu dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. itulah hal dasar yang merupakan tiang kokoh bangsa kita. Untuk meningkatkan citra bangsa di mata dunia kita perlu mempertahankan keberagaman dengan persatuan dan kesatuan yang selama ini kita bina. Lalu bagaimana upaya kita mempertahankan persatuan dan kesatuan dalam keberagaman ? Q.S Al- Hujurat ayat 13 يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ ا

Nasionalisme dalam konsep Islam

                                              Sudah menjadi fakta pada sejarah nasional, bahwa kemerdekaan yang direbut dari tangan para penjajah mayoritas direbut oleh para pejuang muslim. Semua yang mereka lakukan itu bukan semata-mata memenuhi panggilan dari ibu pertiwi untuk merdeka. Namun, panggilan suci yang berasal dari tauhid dan keimanan. Semangat nasionalisme para pejuang islam membuat kita dapat merasakan indahnya kemerdekaan yang dapat kita rasakan saat ini. NASIONALISME DALAM KONSEP ISLAM. Yang berlandaskan Firman Allah dalam Q.S An-Nisa ayat 59. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang

REVOLUSI MENTAL PERSPEKTIF AL-QUR'AN

                                Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang perlu kita ketahui, zaman menuntut akan perubahan agar terlihat lebih mapan. Sementara jiwa terkadang tak sesuai harapan. Banyak hal yang mengandung pembaruan disertai unsur kepentingan yang luar biasa. Sehingga sering tak terlihat bahkan sulit membedakan antara baik dan buruk, antara haram dan halal, antara satu dengan yang lainnya. Merupakan aspek yang sudah menjiwai setiap insan yang terus bergejolak. "REVOLUSI MENTAL PERSPEKTIF AL-QUR'AN"  firman Allah SWT didalam Al-Qur'an ; ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۙ وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (Siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan meubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu meubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendeng